Kabar Nusantara
Tabung Gas Tak Layak Banyak Beredar di Masyarakat
Kamis, 22 Juli 2010 20:21 WIB
Ciamis, (tvOne).
Kasus ledakan tabung gas elpiji terus terjadi di masyarakat, hal itu mendorong sejumlah tim gabungan baik dari Kepolisian di daerah dan petugas dari Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) tabung gas tak layak maupun non-Standar Nasional Indonesia (SNI).
Sebanyak 165 tabung gas elpiji tak layak jual ditemukan saat Balai Metrologi dan Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi Kabupaten Ciamis, Jabar, menggelar sidak, Kamus, (22/7).
Tabung tak layak pakai tersebut ditemukan di beberapa agen dan pangkalan, seperti dikatakan Kasi Distribusi dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperindagkop), Kabupaten Ciamis, Dadan Sugista. "Tabung gas yang ditemukan tak layak pakai itu terpaksa kami segel tidak untuk dijual," kata Dadan.
Tabung gas tak layak jual itu seperti kurang dari berat isi tabung gas 3 Kg yang kurang dari 8 kg berat standar, serta tabung bocor dan tampak rusak serta tidak ada karet pada pentil tabung, jelas Dadan.
Inspeksi mendadak bukan kali pertama dilakukan itu, kali ini melakukan pemeriksaan tabung gas di sejumlah wilayah di pesisiran Ciamis kota, jelasnya. "Sengaja sekarang lebih terfokus di beberapa kecamatan luar perkotaan, karena saya nilai pengguna elpiji yang paling rentan rusak banyak terdapat dipesisian," katanya.
Tabung gas yang disegel petugas, akan menelusuri sumber asal dari tabung gas tersebut, dengan mempertanyakan kepada pihak SPBE atau pangkalan penyaluran tabung gas, tegas Dadan. "Mengingat kurangnya bobot standar gas elpiji hampir ditemukan di sebanyak 119 pengkalan di lima Kecamatan, itu patut dipertanyakan," katanya.
Selain mendatangi beberapa agen dan pangkalan tabung gas, tim gabungan tersebut memeriksa SPBE Nikmatul Jawahir di Karangkamulyan, untuk melihat langsung proses pengisian tabung gas. "Kami tidak menemukan tabung gas yang bocor dan rusak di SPBE yang sudah kami periksa," katanya.
Sementara itu, terkait penemuan tabung gas tak layak pakai yang lebih banyak tidak memenuhi standar berat isi dibandingkan kerusakan dan bocor, Dadan mengimbau kepada setiap pangkalan selalu memeriksa kembali berat isi tabung gas.
Meskipun pemeriksaan tabung gas yang dikhawatirkan terjadi kerusakan seperti bocor sudah dilakukan SPBE, kata Dadan pihak agen dan pangkalan juga perlu melakukan pemeriksaan kebocoran tabung gas dengan cara merendam tabung ke dalam air. "Untuk mengecek tabung gas yang bocor kami harapkan masyarakat juga memeriksanya kembali dengan merendam tabung ke dalam air." katanya. (Ant)
http://nusantara.tvone.co.id/berita/view/42040/2010/07/22/tabung_gas_tak_layak_banyak_beredar_di_masyarakat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar